IFA 2026 Banjir Perangkat Gaming Baru, dari Handheld hingga Monitor Gaming

IFA 2026 Banjir Perangkat Gaming Baru, dari Handheld hingga Monitor Gaming

IFA 2026 resmi digelar di Berlin, Jerman, dan menjadi salah satu panggung penting bagi industri teknologi untuk memperkenalkan berbagai produk terbaru. Tidak hanya smartphone, laptop, dan perangkat rumah pintar, ajang tahun ini juga diramaikan oleh perangkat gaming, mulai dari handheld gaming PC, laptop gaming, monitor ber-refresh rate tinggi, hingga aksesori.

Sejumlah perangkat gaming baru yang diperkenalkan di IFA 2026 menunjukkan bahwa industri gaming semakin bergerak ke arah perangkat yang lebih portabel, fleksibel, dan bertenaga. Handheld gaming bahkan mulai dirancang agar tidak hanya digunakan untuk bermain game, tetapi juga dapat mendukung aktivitas produktivitas.

IFA 2026 Digelar 4–8 September di Berlin

IFA Berlin 2026 berlangsung selama lima hari, mulai Jumat, 4 September hingga Selasa, 8 September 2026. Lokasi penyelenggaraannya berada di Messe Berlin, Messedamm 22, 14055 Berlin, Jerman.

IFA atau Internationale Funkausstellung Berlin merupakan salah satu pameran teknologi konsumen terbesar di dunia. Ajang ini mempertemukan produsen teknologi, pengembang, distributor, retailer, pelaku industri, media, serta konsumen dari berbagai negara.

Berbagai kategori teknologi dipamerkan di IFA, termasuk komputer, gaming, display, audio, AI, connectivity, perangkat pintar, teknologi rumah tangga, dan berbagai inovasi elektronik konsumen lainnya.

Jadwal IFA Berlin 2026

Tanggal Hari Jam Pengunjung Umum Keterangan
4 September 2026 Jumat 12.00–18.00 Hari pertama
5 September 2026 Sabtu 10.00–18.00 Pameran
6 September 2026 Minggu 10.00–18.00 Pameran
7 September 2026 Senin 10.00–18.00 Pameran
8 September 2026 Selasa 10.00–18.00 Hari terakhir

Untuk pengunjung profesional atau trade visitor, area IFA dibuka mulai pukul 09.30 hingga 18.00. Pada hari pertama, Jumat 4 September, pengunjung umum baru dapat memasuki area pameran mulai pukul 12.00.

Selain pameran utama, IFA 2026 juga menghadirkan IFA Global Markets pada 5–7 September. Area ini lebih berfokus pada hubungan bisnis, sourcing, pemasok, produsen, distributor, dan retailer.

Gaming Menjadi Salah Satu Perhatian di IFA 2026

Besarnya perhatian terhadap gaming di IFA 2026 tidak terlepas dari perubahan industri perangkat game dalam beberapa tahun terakhir. Gaming PC kini tidak hanya berbentuk desktop berukuran besar.

Produsen mulai berlomba menghadirkan handheld gaming PC yang mampu menjalankan game PC dalam perangkat yang dapat dibawa ke mana saja. Di sisi lain, laptop gaming semakin tipis dan bertenaga, sedangkan monitor gaming terus mengejar refresh rate dan waktu respons yang semakin tinggi.

Tren tersebut terlihat jelas dari berbagai perangkat gaming yang diperkenalkan selama IFA 2026.

Acer Predator Atlas 7 Jadi Salah Satu Handheld Menarik

Salah satu perangkat yang mendapat perhatian adalah Predator Atlas 7 dari Acer. Handheld ini membawa konsep PC gaming portabel dengan layar berukuran 7 inci.

Acer menawarkan konfigurasi dengan prosesor dan grafis Intel generasi terbaru, RAM hingga 24 GB LPDDR5X, serta penyimpanan SSD PCIe 4.0 hingga 1 TB.

Perangkat ini juga dilengkapi dua port Thunderbolt 4, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan baterai berkapasitas hingga 80 Wh. Bobotnya tetap dijaga di bawah 750 gram.

Kapasitas baterai 80 Wh menjadi salah satu bagian menarik karena baterai merupakan salah satu tantangan terbesar pada handheld gaming. Performa tinggi biasanya membutuhkan daya besar sehingga produsen harus mencari keseimbangan antara performa, temperatur, bobot, dan daya tahan baterai.

Project DualPlay Mini Coba Gabungkan Handheld dan Laptop

Acer juga memperlihatkan konsep yang lebih unik melalui Project DualPlay Mini. Berbeda dari handheld biasa, perangkat konsep ini mencoba menggabungkan pengalaman bermain game dengan fungsi produktivitas.

Desainnya memungkinkan perangkat digunakan sebagai handheld gaming sekaligus perangkat dengan kemampuan mengetik melalui keyboard mini yang terintegrasi.

Konsep seperti ini menunjukkan arah baru perangkat gaming portabel. Pengguna tidak hanya membutuhkan perangkat untuk bermain game, tetapi juga perangkat yang dapat digunakan untuk bekerja, mengetik, browsing, atau menjalankan aplikasi produktivitas.

Namun, perlu dicatat bahwa Project DualPlay Mini masih merupakan konsep. Artinya, spesifikasi, harga, dan ketersediaan komersialnya belum dapat dianggap sebagai produk retail final.

Monitor Gaming Mengejar Refresh Rate Ekstrem

Perangkat gaming di IFA 2026 tidak hanya berasal dari kategori handheld. Monitor gaming juga menjadi salah satu area yang mengalami perkembangan agresif.

Acer memperkenalkan sejumlah monitor Predator dan Nitro dengan teknologi seperti QD-OLED, Mini LED, serta refresh rate yang sangat tinggi.

Salah satu monitor yang diperkenalkan bahkan menawarkan refresh rate hingga 1.000 Hz pada resolusi 1080p dengan waktu respons 0,3 ms.

Refresh rate setinggi itu terutama ditujukan untuk gamer kompetitif dan esports yang membutuhkan respons visual secepat mungkin. Sementara itu, monitor OLED dan Mini LED lebih menarik bagi gamer yang mengutamakan kualitas gambar, kontras, warna, dan pengalaman bermain yang lebih imersif.

Kategori Tren IFA 2026 Target Pengguna
Handheld gaming PC gaming portabel dengan performa tinggi Gamer mobile dan pengguna yang sering bepergian
Handheld konvertibel Gaming sekaligus produktivitas Gamer dan pengguna kerja
Monitor esports Refresh rate sangat tinggi Gamer kompetitif
Monitor OLED/Mini LED Kualitas gambar dan kontras tinggi Gamer enthusiast
Laptop gaming Performa tinggi dengan desain semakin ringkas Gamer dan content creator
Aksesori gaming Controller dan perangkat pendukung semakin beragam Berbagai tipe gamer

Laptop Gaming dan Perangkat AI Semakin Berdekatan

IFA 2026 juga memperlihatkan semakin eratnya hubungan antara teknologi gaming dan AI.

Laptop serta PC generasi baru tidak hanya mengejar kemampuan CPU dan GPU, tetapi juga membawa Neural Processing Unit atau NPU untuk menjalankan berbagai tugas AI.

Bagi gamer, perkembangan tersebut dapat memberikan manfaat tidak langsung. Teknologi AI semakin banyak digunakan untuk fitur seperti upscaling, frame generation, optimasi performa, pengurangan latensi, serta berbagai fitur pendukung lainnya.

Artinya, perangkat gaming masa depan kemungkinan akan semakin bergantung pada kombinasi CPU, GPU, dan akselerator AI, bukan hanya performa GPU mentah.

Aksesori Gaming Ikut Berkembang

Ekosistem gaming di IFA 2026 juga dilengkapi berbagai aksesori. Salah satunya adalah perangkat controller portabel yang dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih nyaman pada perangkat mobile dan handheld.

JSAUX, misalnya, memperkenalkan sejumlah aksesori gaming termasuk SkyLark S1 Pro portable gaming controller dan produk pendukung controller lainnya.

Perkembangan aksesori ini memperlihatkan bahwa pasar gaming portabel semakin besar. Gamer tidak lagi hanya membeli perangkat utama, tetapi juga membutuhkan controller, dock, charger, penyimpanan eksternal, headset, serta berbagai aksesori lain.

Apa Dampaknya untuk Gamer Indonesia?

Bagi gamer Indonesia, perkembangan perangkat gaming di IFA 2026 memberikan semakin banyak pilihan. Handheld gaming PC menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang ingin memainkan game PC tanpa harus membawa laptop gaming berukuran besar.

Namun, gamer Indonesia sebaiknya tidak langsung tergoda hanya karena spesifikasi tinggi. Harga menjadi faktor penting, terutama karena perangkat yang baru diperkenalkan di pameran internasional belum tentu langsung tersedia secara resmi di Indonesia.

Selain harga perangkat, calon pembeli juga perlu memperhatikan garansi resmi, layanan purna jual, dukungan software, kompatibilitas charger, harga penyimpanan, kapasitas RAM, serta ketersediaan suku cadang.

Untuk handheld, faktor baterai juga sangat penting. Performa tinggi memang menarik, tetapi konsumsi daya besar dapat membuat waktu bermain menjadi lebih pendek ketika perangkat digunakan pada mode performa maksimal.

IFA 2026 Menunjukkan Arah Baru Perangkat Gaming

IFA 2026 memperlihatkan bahwa perangkat gaming semakin berkembang melampaui bentuk tradisional. Desktop gaming tetap memiliki tempat untuk pengguna yang menginginkan performa maksimal, tetapi handheld, laptop, monitor, dan aksesori semakin mendapatkan inovasi baru.

Handheld gaming mulai bergerak menuju perangkat serbaguna. Monitor gaming mengejar refresh rate ekstrem sekaligus kualitas visual tinggi. Laptop gaming semakin memanfaatkan teknologi AI, sedangkan aksesori membuat ekosistem gaming portabel menjadi semakin lengkap.

Bagi industri gaming, perkembangan ini menunjukkan bahwa persaingan berikutnya bukan hanya mengenai siapa yang memiliki spesifikasi paling tinggi, tetapi juga siapa yang mampu menawarkan performa, mobilitas, efisiensi, kenyamanan, dan pengalaman pengguna dalam satu ekosistem.

Dan dengan IFA 2026 yang masih berlangsung hingga 8 September 2026, bukan tidak mungkin akan ada lebih banyak perangkat gaming dan teknologi baru yang diperkenalkan sepanjang pameran.

Untuk gamer Indonesia, IFA 2026 layak dipantau karena sejumlah perangkat yang diperkenalkan di Berlin berpotensi menjadi produk gaming yang menarik ketika nantinya masuk ke pasar global dan Indonesia.

BAGIKAN
Sebarkan artikel bermanfaat ini ke teman-temanmu
URL artikel akan disertakan saat membagikan
Rating:
160
Anda belum login. Silakan masuk untuk memberikan komentar.
Last search
Menyembunyikan
Airdrop
Spark
lacak hape
Lala widy
Hilang
X plore
lacakhape
teknologi+5g
Hd